Berpuasa merupakan budaya yang tidak hanya dimiliki umat muslim, Hippocrates yang dijuluki dengan the father of medicine pernah mengajarkan bahwa penyakit yang disebabakan karena makan yang berlebihan dapat disembuhkan dengan berpuasa. Efek pengurangan berat badan yang permanen saat puasa termasuk jarang, karena kebanyakan yang berkurang adalah cairan dalam tubuh dan mereka akan kembali lagi setelah kita mengkonsumsi makanan seperti biasa.

Selama berpuasa sehat Ramadhan, keluarga muslim biasanya berkumpul bersama untuk menikmati jamuan sahur dan berbuka. Kebanyakan dari kita biasanya hanya berfokus kepada makanan yang manis dan enak tanpa mempertimbangkan komposisi dari jamuan yang kita makan. Ketika menentukan makanan apa yang harus dikonsumsi selama Ramadhan, kamu harus ingat bahwa makanan saat sahur dan berbuka berperan penting dalam menjaga puasa kamu, jadi cobalah untuk mengkonsumsi makanan yang memiliki banyak manfaat.​

Paduan Makan Puasa RamadhanSayuran

Lebih banyak sayuran & lebih beragam warnanya semakin baik! Setengah dari porsi makan kamu harus terdiri dari buah dan sayuran! Setelah buah-buahan, sayuran adalah makanan terpenting yang harus kamu konsumsi untuk mengembalikan cairan tubuh. Dengan konsentrasi air 70-80%, sayuran tinggi akan kandungan yang baik untuk tubuh guna meningkatkan tenaga. Kamu bisa mengolah sayran menjadi salad, direbus, atau dikukus atau digabungkan dengan hidangan lainnya menjadi lumpia sayuran.

Baca Juga: Resep Buka Puasa Praktis Selama Ramadhan

Protein

¼ dari porsi makan kamu harus mengandung protein, dan pilih daging tanpa lemak! Sumber protein lainnya selain dagin sapi atau daging kambing adalah ayam tanpa kulit dan ikan. Protein berguna untuk memperbaiki jaringan tubuh, dan membangun daya tahan tubuh.

Biji-bijian/ Kacang-kacangan

Pastikan untuk menambahkan makanan yang mengandung biji-bijian atau kacang-kacangan seperti roti whole grain dan oat. Makanan yang mengandung karbohidrat dengan serat tinggi seperti nasi merah atau nasi hitam juga bisa kamu gunakan sebagai pengganti biji-bijian/ kacang-kacangan. Jenis makanan ini membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna sehingga kamu bisa memiliki tenaga simpanan lebih lama.

Baca Juga: Tips Kesehatan Selama Puasa Ramadhan

Baca Juga  Xiaomi Resmi Luncurkan Mi Note 2!

Buah-buahan

Pastikan untuk menambahkan buah segar untuk tambahan vitamin dan mineral. Buah buahan kaya akan serat yang dibutuhkan pada saat berpuasa karena akan menahan rasa lapar lebih lama untuk mencegah konstipasi. Buah juga mengandung vitamin, mineral, dan phytochemicals yang sangat penting untuk kebutuhan tubuh.

Air/ Susu

Pastikan kamu meminum 8 gelas air setiap hari! Susu juga penting, kamu bisa meminum segelas susu pada saat sahur. Meminum sejumlah air yang cukup pada saat sahur dan berbuka akan mengurangi potensi dehidrasi selama berpuasa. 8 gelas cairan pada saat sahur dan berbuka adalah jumlah yang disarankan. Cairan tersebut dapat berupa jus, susu, atau air pada sup, tapi air putih tetap merupakan pilihan terbaik. Coba kurangi konsumsi kopi, teh, cola, atau minuman lainnya yang mengandung kafein ya, karena kamu akan lebih cepat bolak balik toilet untuk buang air kecil.

Baca Juga: Tips Mengurangi Haus Saat Puasa

Minyak Alami

Gunakan sedikit minyak alami untuk memasak, seperti minyak zaitun atau minyak canola untuk mengganti mentega atau minyak sayur yang kaya akan lemak tidak sehat. Diet seimbang adalah kunci selama puasa Ramadhan. Perhatikan hal yang perlu kamu konsumsi selama sahur dan berbuka untuk menjaga keseimbangan nutrisi dan cairan pada tubuh kamu.

Selamat berpuasa bagi yang merayakan dan semoga puasa kita tahun ini berjalan dengan lancar ya guys!

LEAVE A REPLY